Friday, 3 April 2015

bukan tentang bagaimana mereka melihatmu, tapi bagaimana Allah melihatmu

Karena tidak akan pernah menjadi masalah bagaimana manusia lain memandangmu. Tidak masalah bagaimana manusia lain menganggapmu buruk, baik dari segi sikap ataupun fisik. Tidak masalah bagaimana manusia lain yang bahkan tidak mengetahui apa-apa tentang dirimu menilaimu buruk dan membicarakan keslahan yang pernah kamu lakukan. Tidak masalah bagaimanaun kamu dimata manusia lain. Yang jadi masalah adalah, bagaimana kamu di mata Allah. Bagaimana Allah menilai amal ibadah yang kamu lakukan. Bagaimana kamu mengerjakan perintah-Nya. Bagaimana kamu menjalankan kewajibanmu tanpa menuntut banyak dari-Nya. Bagaimana kamu fokuskan hatimu hanya pada-Nya. Bagaimana kamu mengagungkan-Nya diatas segalanya.Ya, hanya Allah yang berhak menilai. Hanya Allah yang mempunyai standarnya. Hanya Allah yang berhak menentukan apakah seorang manusia itu tergolong dalam golongan orang baik ataukah sebaliknya. Hanya Allah. Bisa saja seorang manusia terlihat baik, itu karena Allah lah yang telah menyembunyikan aibnya. Bisa saja manusia itu terlihat buruk, itu karena Allah ingin menegurnya melaui orang disekitarnya agar dia merubah kelakuan buruknya. Tidak hanya itu, masih ada ratusan bahkan ribuan probabilitas lain yang mungkin Allah lakukan. Karena Allah Maha segalanya.


sekali lagi, bukan masalah bagaimana manusia lain yang bahkan tidak mengetahui apapun tentangmu menilai baik buruknya kamu yang perlu kamu khawatirkan. Tapi bagaimana Allah melihatmu. Sebagai seorang hamba yang bertaqwa kah? atau sebaliknya?

Jatinangor, 3 April 2015 11.48 p.m

No comments:

Post a Comment