Monday, 6 April 2015

Belum Ada Hal Berarti

Belum ada hal berarti yang pernah aku lakukan selama ini.
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk diriku sendiri, sanak sadaraku, orang-orang di sekitarku. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk membahagiakan orang lain. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk meringankan beban orang lain. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk membawa diri ini ke arah yang lebih baik. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk merubah arah kurva bibir mereka yang sedang bersedih. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk menyingkirkan tetesan air mata yang mengalir di pipi mereka yang terluka. 
Belum ada hal berarti yang aku lakukan untuk mereka.
Belum ada hal berarti yang aku lakukan.
Adakah kesempatan untukku?
Adakah waktu tersisa untukku?
Kata mereka, "Gajah mati meninggalkan gadingnya. Harimau mati meninggalkan lorengnya. Manusia mati meninggalkan namanya. Karena manusia kelak akan dikenang sebagai siapa dan apa yang dia lakukan untuk orang lain."
Benarkah? 
Lalu bagaimana dengan aku yang belum pernah melakukan hal berarti ini?
Bagaimana dengan aku yang bahkan aku pun tidak tahu berapa lama lagi waktu yang aku punya.
Kini aku mengerti apa maksud dari kalimat ini, "Ya Allah, izinkan aku hidup sedikit lebih lama. Masih sangat banyak yang ingin aku lakukan di dunia ini.. Aku ingin bisa lebih lama membahagiakan mereka.."
Kini aku benar-benar mengerti.
Segalanya bukan tentang apa saja yang telah kamu dapatkan, tapi tentang apa yang telah kamu beri.
Memberi, memberi, dan memberi.
Izinkan aku, Allah..
Izinkan aku, untuk memberi lebih banyak..

No comments:

Post a Comment