PertolonganMu, Yaa
Allah.. datang tanpa terduga.
Datang tanpa ada satu
orang pun yang menyangka.
Jarum jam arlojiku telah
menunjukkan pukul 15.45 WIB. Belum ada satu batang hidung pun yang terlihat.’Gimana
ini? mau briefing jam berapa ini? astaghfirullah.. tenang, La. Tenang.’ Tidak sampai
2 menit kemudian, Alhamdulillah mulai datang satu-dua panitia. Lampu ruangan
masih padam. Kursi belum tertata sebagaimana mestinya. Perlengkapan logistic (microphone,
projector dan laptop) masih belum ada. Sembari membereskan kursi-kursi, baru saja
aku hendak mencari kontak temanku yang bertugas sebagai logistic hari ini,
terlihat 4 orang yang sudah sangat aku kenal sebagai peserta acara skomen sore
ini. ‘Astaghfirullah..gimana ini? pesertanya udah datang tapi belum ada
persiapan apa-apa. Yaa Allah…’ dalam hati aku semakin cemas. Salah seorang
temanku yang bertugas sebagai assessment mengambil dua buah kursi untuk absensi
peserta ikhwan dan akhwat.
Kira-kira sudah ada 6 atau 8
orang peserta telah hadir di dalam ruangan. Perlengkapan logistic masih belum
terambil. Aku semakin cemas, kemana seorang temanku itu? Lalu pesan yang aku kirim akhirnya
terbalas, ternyata temanku yang bertugas sebagai logistic tadi alerginya
kambuh, jadi dia tidak dapat hadir. Aku mulai memutar otak. Mencari nama-nama dalam
kepalaku yang mungkin bisa menggantikan tugasnya. Kemudian aku melihat seorang
temanku yang lain, dia juga sedang mencari panitia logistic. Aku katakan padanya
bahwa teman kami yang bertugas sebagai logistic tidak dapat hadir. akhirnya
dialah yang mengambil semua perlengkapan logistic tersebut. Microphone ada,
projector ada, laptop ada.
Aku kembali melirik arlojiku,
pukul 16.00. acara seharusnya sudah dimulai. Aku menghubungi temanku yang
bertugas sebagai MC. Dia sedang di berjalan dari masjid kampus ke lokasi acara.
Aku sedikit lega. Lalu.. Danlap? 'Apakah danlap sudah debriefing oleh pihak SC?' tanyaku dalam hati. Aku bertanya
lagi pada seorang temanku mengenai danlap, lalu temanku tadi menghampiri temanku yang bertugas
sebagai danlap.
Pukul 16.05, MC datang. Aku langsung
memintanya memulai. Lalu dia bilang, “La, rundown mana?”. Aku tercengang ‘Astaghfirullah…’
aku pinjamkan handphoneku padanya untuk melihat rundown acara disana. Akhirnya, pukul 16.10 acara baru dimulai. Laahawla wa laaquwwata illaabillaah..
Alhamdulillah.. Alhamdulillah..
Alhamdulillah..
Temanku sangat baik memimpin acara. Dia pandai membawa diri dihadapan para peserta dan membuat suasana terkesan menyenangkan dan tidak kaku. Rangkaian demi rangkaian acara berlalu dengan lancar. Sesi danlap pun berlangsung dengan sangat baik. Alhamdulillah, ternyata temanku yang bertugas sebagai danlap telah memiliki konsep yang akan dibawa. Sesi materi, MasyaAllah… Alhamdulillah.. Pemateri hari ini sangat luar biasa. Materi Maratibul ‘Amal yang dibawanya disisipkan oleh kisah-kisah terpilih yang sangat menarik perhatian para peserta. Aku tidak mampu berkata-kata. Aku tidak mampu mengungkapkan bagaimana rasa syukurku saat ini. Bagaimana kecemasan yang aku rasakan tadi, aku sangat khawatir acara sore ini tidak akan berjalan dengan lancar karena tidak siapnya persiapan awal tadi.
Temanku sangat baik memimpin acara. Dia pandai membawa diri dihadapan para peserta dan membuat suasana terkesan menyenangkan dan tidak kaku. Rangkaian demi rangkaian acara berlalu dengan lancar. Sesi danlap pun berlangsung dengan sangat baik. Alhamdulillah, ternyata temanku yang bertugas sebagai danlap telah memiliki konsep yang akan dibawa. Sesi materi, MasyaAllah… Alhamdulillah.. Pemateri hari ini sangat luar biasa. Materi Maratibul ‘Amal yang dibawanya disisipkan oleh kisah-kisah terpilih yang sangat menarik perhatian para peserta. Aku tidak mampu berkata-kata. Aku tidak mampu mengungkapkan bagaimana rasa syukurku saat ini. Bagaimana kecemasan yang aku rasakan tadi, aku sangat khawatir acara sore ini tidak akan berjalan dengan lancar karena tidak siapnya persiapan awal tadi.
Saat ini, aku sedang duduk di
bangku belakang, menulis ini. Aku tidak tahu lagi bagaimana nasib acara yang hari ini menjadi tanggungjawabku ini jika tanpa pertolongan dari Allah.
Alhamdulillah.. Alhamdulillah..
Alhamdulillah..
PertolonganMu, Yaa
Allah.. selalu hadir selayaknya kelopak mata yang mengedip disaat ia harus
mengedip.
Alhamdulillahirabbil’alaamiin..
Jatinangor, 28 April
2015. 17.40 WIB
Gedung C2 lantai 3 FK
Unpad Jatinangor.