Tuesday, 26 July 2016

KKNM UNPAD DAY #2

Day-2! Tebak apa yang kami lakukan hari ini? Kami mendapat informasi bahwa hari ini akan ada kegiatan posyandu tepat di sebelah gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tidak begitu jauh dari rumah kontrakan kami (sekitar 1 kilometer). Kami membagi tugas untuk anggota yang akan datang ke posyandu hanya mahasiswa dari bidang kesehatan (kedokteran, kedokteran gigi, dan keperawatan) sementara mahasiswa dari fakultas yang lain akan menuju ke balai desa (jarak dari rumah kontrakan ke balai desa juga sekitar 1 kilometer)

“Posyandunya jam berapa?”
“Pagi, sih.. Jam 8an kali ya?”
“Berangkat jam 8 aja gitu?”
“Iya deh, jam 8 aja jalannya”

Akhirnya disepakati jam 8 kami yang berasal dari background bidang kesehatan akan berangkat ke posyandu.

Jam 07.30
“udah pada siap semua?”
“Beluuuum. Aku baru beres mandi”
“Beluuum. Aku mau pake kerudung”
“Belum belum. Aku mau nyetrika dulu”

Jam 07.50
“Aku kok lapar ya? Sarapan dulu yuk?”
“Ada yang mau beli sarapan?”
“Boleh deh. Mau sarapan apa?”
“Paling nasi uduk di deket situ”
“Yuk deh”

Jam 08.00
“Udah jam 8 nih, tapi belum selesai. Telat kesananya gapapa?”
“Gapapa deh kayaknya posyandu agak lama ga sih?”
“Hmm. Semoga ya hehe”
“Yaudah kita jalan jam 8.15 aja deh ya? Gapapa kan?”
“Gapapa insyaAllah”

Jam 8.15
“Guys, yuk jalan.”
“Yuk, udah siap semua kan?”
“Udaaah”
“Eh, bentar, bentar, tunggu dulu aku ngabisin susu dulu”
“Iya, bentar ya….”
“Eh iya ada yang kelupaan. Sebentar yaaa”

Akhirnya kami jalan jam 08.45 dong~ dalam hati was-was juga.
Sekitar jam 09.00 kami baru sampai ke Posyandu.

Beberapa meter sebelum sampai Posyandu….
“Posyandunya disini kan?”
“Iya kok, disini. Kan di samping Pustu.”
“Kok ga rame ya?”
“Belum pada datang kali ya?”
“Iya kayaknya belum pada datang. Alhamdulillah kita ga telat ya”
“Iya, Alhamdulillah”

Begitu sampai, nyapa ibu-ibu yang ada di sana….
“Assalamu’alaikum ibu..”
“Wa’alaikumsalam. Neng, kenapa baru datang? Posyandunya udah mau selesai”
*deg* Udah mau selesai?._.
“Kalau mau kesini pagi-pagi, Neng. Jam setengah delapan harusnya udah disini”
*Cuma bisa cengengesan
“hehehe. Iya, Ibu..”
Akhirnya kami berlima hanya membantu sedikit dalam pencatatan karena anak-anak yang datang bersama oranng tuanya hanya tinggal beberapa orang.

Ternyata seperti ini pelayanan posyandu di desa. Anak-anak datang bersama orang tuanya untuk ditimbang, jika usia si anak sudah cukup untuk diimunisasi, maka ibu bidan desa dan asistennya akan melakukan imunisasi.  Tidak hanya ibu bidan dan asiatennya saja, tapi ibu kader juga ikut membantu dalam menimbang balita dan merekap catatan. Kami juga diberi kesempatan untuk menuliskan data berat badan balita yang datang ke posyandu pagi itu. Tetapi karena kami terlambat, kami hanya bisa mencatat data dari beberapa anak saja. Sebagai gantinya, Ibu bidan desa dan para ibu kader menawarkan kami untuk turut hadir di posyandu berikutnya yang akan diadakan besok pagi di lokasi yang berbeda. Tentu saja kami ingin ikut. Kapan lagi bisa bantu-bantu di posyandu?


posyandu bougenvile II


ibu Imas, salah satu kader aktif di desa Dukuh


ibu Imas dan ibu Iin (bidan desa Dukuh, beliau bidan desa teladan disini)




dedenya anteng banget


Setelah selesai dan tidak ada anak-anak yang datang lagi, kami membantu membereskan barang-barang. Bersamaan dengan itu, ternyata rombongan teman kami yang tadi ke kantor kepala desa juga sudah pulang. Karena jalannya satu arah, kami bertemu tepat di depan posyandu.

Rencana awal kami saat itu adalah ingin pergi ke Jembatan Asa, jembatan paling terkenal di desa Dukuh karena jembatan itu adalah jembatan yang dibangun oleh sctv. Karena kami belum tahu jalan kesana, akhirnya kami memutuskan untuk mencari tumpangan ke balai desa. Sampai di balai desa, kami ditolak. Haha. Maksud bapak itu sebenarnya baik. Beliau bilang terlalu panas kalua kami ingin tetap memaksakan diri jalan ke jembatan asa. Mendingan istirahat dulu siang ini, baru besoknya kami jalan ke jembatan asa sambil jalan-jalan ke dusun lain. Ya, kami patuhi saja. Akhirnya kami hanya main-main di lapangan di depan kantor kepala desa, jajan, foto-foto. What a day~




jajanan SD~



Puas bermain dan jajan, kami semua pulang kembali ke rumah kontrakan dan istirahat. Malamnya, seperti biasa kami briefing dan merencanakan lagi program apa yang dapat kami jalankan.

Semoga esok hari lebih baik dan bisa lebih bermanfaat.



Dukuh, 21 Juli 2016

Yuk, lanjut ke hari #3, disini :)

No comments:

Post a Comment