Jika saja kita selalu lebih peka
terhadap apapun, kapanpun, dan dimanapun.
“Allah udah ngasih
tanda-tandanya, kenapa kamu nggak peka?”
Banyak sekali cerita-cerita menjelang dan pasca SOOCA. Apapun itu yang
terjadi, tapi pasti ada saja cerita menarik dibalik SOOCA. Ini aku alami sendiri. Dimulai dari SOOCA
pertama, hingga SOOCA ketiga yang aku lewati tanggal 5 Juni kemarin, aku benar-benar
merasakannya.
Mulai dari susahnya menghafal semua case, sampai pada akhirnya aku mengerti
bahwa semua case ini tidak seharusnya dihafal, tapi dipahami jalannya. Bagaimana
awalnya penyakit ini bisa menyerang? apa penyebabnya? organ-organ mana saja
yang terserang? jaringan yang mana yang rusak? apa sistem yang terganggu? Bagaimana
mereka bisa terganggu? apa yang dilakukan pathogennya? melibatkan immune
response apa saja? apa saja
sign-symptoms yang keluar? adakah komplikasi yang mungkin terjadi dari penyakit
ini? Jika iya, apa saja komplikasi yang mungkin terjadi? bagaimana
menanganinya? butuh obat atau tidak? obat jenis apa? mengapa memberikan obat
yang itu? apakah obatnya memiliki side effect yang buruk untuk pasien? perlu
follow up? Bagaimana etikamu ketika menghadapi pasien? Apa edukasi-edukasi yang
mungkin bisa kamu berika untuk mencegah timbulnya penyakit ini di kemudian hari
kepada orang banyak? Apakah penyakit ini
sudah mewabah kemana-mana? Golongan orang seperti apa yang memiliki
resiko paling besar terserang penyakit ini?
Secara garis besar, mereka semua
adalah mata rantai yang saling barkaitan dan tidak bisa dipisahkan.
SOOCA bukan hanya ujian lisan
biasa yang hanya cukup dengan modal hafalan. SOOCA juga bukan hanya ujian lisan biasa yang cukup dengan menguasai
materi yang kamu terima selama 1 semester terakhir. SOOCA adalah bagaimana kamu
belajar. SOOCA adalah bagaimana kamu memaknai setiap materi yang kamu dapatkan,
bagaimana kamu memahaminya, bagaimana jika di kehidupan mendatang saat dua huruf
(d dan r) itu sudah tertera didepan namamu, dan kamu menemukan seorang pasien
yang keadaannya demikian sama dengan case yang pernah kamu temui selama
tutorial, bagaimana kamu menghadapinya? Apa yang akan kamu lakukan? Obat apa yang akan kamu berikan? Apa treatment
yang akan kamu jalankan?
Mugnkin kira-kira seperti itu..
SOOCA, memang sebuah ujian. Tapi SOOCA hanya sebagian kecil dari seluruh
ujian hidup yang pasti akan kita hadapi J
No comments:
Post a Comment